Sabtu, 23 Oktober 2010

Yang direkomendasi

Banyak pertanyaan sehubungan dengan perorangan/ institusi swasta yang mengeluarkan produk-produk berbasis emas. selalu kami menjawab dengan kriteria yaitu ;
1. apakah produk ini berbasis syariah /didampingi oleh Dewan Pengawas syariah? atau apakah creatornya memiliki pengetahuan tentang fiqh jual beli emas?
2. apakah ada auditor yang mengaudit dalam institusi tersebut?
3. apakah institusi ini memang mempunyai kapasitas dalam hal emas?

Jadi mohon maaf , kami tidak bisa merekomendasi jika tidak memenuhi kriteria diatas.

Senin, 20 September 2010

Unit Layanan Pegadaian "Galeri Emas"

Alhamdulillah, Sejak diluncurkannya Unit Layanan Pegadaian "Galeri Emas" tanggal 6 September 2010 (bertepatan 27 Ramadhan 1431 H) , masyarakat dapat membeli secara langsung emas batangan Logam MULIA Produksi UBPP LOgam MULIA PT Antam di Kantor Pusat PERUM Pegadaian.
Hubungi Unit Layanan Pegadaian "Galeri Emas" di nomor telepon 021 3155550 ext 195 atau Fax 021 3144265.

Selasa, 03 Agustus 2010

Bertijaroh Emas

Tijaroh atau perniagaan dalam syariah bisa berbentuk murabahah (jual beli), musyarakah (kongsi) , mudharabah (bagi hasil) dan ijaroh (upah). Pegadaian sebentar lagi akan mengeluarkan skim konsinyasi (equivalen mudharabah/qirat) dimana masyarakat sebagai konsinyor menitipkan emas batangan untuk dijualkan dan pegadaian sebagai konsinyii. Harga Jual konsinyasi adalah Harga dari PT Antam ditambah margin 3%. Dari margin tersebut, konsinyor mendapat hak keuntungan 1% dan konsinyii 2%. Jadi tinggal tunggu cara bertijaroh emas....

Jumat, 18 Juni 2010

Apa kabar Murabahah Emas?

Baru saja saya mendapat info tentang murabahah emas...
Kesan saya , adanya pihak yang takut jika masyarakat pindah ke investasi emas.
Tapi masyarakat secara alami akan mencari investasi/tabungan yang dikelola sendiri dan tidak bergantung pihak ketiga/orang lain yaitu investasi emas.
Lanjutkan investasi emas dengan murabahah emas Pegadaian....

Kamis, 13 Mei 2010

Jurkam Investasi Emas terlalu benci Uang Kertas

Setelah saya amati akhir-akhir ini ternyata juru kampanye investasi emas terlalu membenci uang kertas. Saran saya agar tetap menghormati uang kertas sambil mengajak penguasa bank central menambah cadangan emasnya.
Jadi kita wajib menghormati Rupiah karena itu buah dari perjuangan pendahulu. Dan kita sebagai stakeholder dari rupiah tetap mengamati perubahan-perubahan yang ada pada neraca bank central khususnya account emas dari tahun-ke tahun.
Kalaupun mata uang tidak disiplin, toh masyarakat pun akan melakukan memproteksi secara alami melalui investasi emas.

Gold in gold out, Garbage in garbage out

Tetap hormati Rupiah...
Wassalam.

Harga emas menyentuh titik tertinggi $1249/to

Senin, 25 Januari 2010

Hati-hati membuat produk berbasis emas

Banyak pertanyaan sehubungan dengan produk-produk berbasis emas dan bersandar pada investasi emas. Saran saya produk-produk yang dicreate harus didasarkan fiqh muamalah agar produk yang disajikan ke masyarakat nyaman.
Regulasi/fiqh transaksi emas amatlah ketat. Jadi sebaiknya mengerti akan fiqh muamalah dan terhindar riba, maysir, grarar dan jenis transaksi batil lainnya.
wassalam.