Kamis, 13 Mei 2010

Jurkam Investasi Emas terlalu benci Uang Kertas

Setelah saya amati akhir-akhir ini ternyata juru kampanye investasi emas terlalu membenci uang kertas. Saran saya agar tetap menghormati uang kertas sambil mengajak penguasa bank central menambah cadangan emasnya.
Jadi kita wajib menghormati Rupiah karena itu buah dari perjuangan pendahulu. Dan kita sebagai stakeholder dari rupiah tetap mengamati perubahan-perubahan yang ada pada neraca bank central khususnya account emas dari tahun-ke tahun.
Kalaupun mata uang tidak disiplin, toh masyarakat pun akan melakukan memproteksi secara alami melalui investasi emas.

Gold in gold out, Garbage in garbage out

Tetap hormati Rupiah...
Wassalam.

Tidak ada komentar: